Wajar atau Patut?



Antara yang wajar atau yang patut
. . .
Wajar atau tak wajar?
Bila senyap adalah penghargaan dan ribut sebagai bentuk perlawanan
Wajar mungkin,
Bila kita saling menuntut antara hak dan kewajiban
Namun tak wajar,
Bila kesalahan ditutupi pembenaran tanpa akal pikiran
Tak wajar pula,
Bila utusan, tak melakukan sebuah tindakan..
Entah patut atau tak patut?
Bila bangunan yang berdiri, tak punya harga diri.
Mungkin ini bagian dari birokrasi
Patut mungkin,
Bila sang pemangku telah memiliki bangku
Namun tak patut,
Bila mereka mendongeng untuk para sesepuh yang tak pernah cengeng
Tak patut pula,
Bila niat bangsa berganti untuk nominal-nominal semata
Mungkin
Akan terlihat wajar,
Bila kita tak saling punya asumsi, namun sama-sama ada ambisi..
Mungkin
Akan tampak patut,
Bila ucapan bukan sebatas harapan, namun berakhir pada sebuah pembuktian..


BC Adetya Rakasihwi - tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Emoticon